Berbagi informasi seputar pendidikan dan pembelajaran

3 Apr 2012

SECERCAH HARAPAN BUAT YANG TAK LULUS UKA

     Sebagaimana berita pendidikan yang dilansir JPNN.com tanggal 3 April 2012 bahwa untuk calon peserta PLPG yang gagal UKA maka Kemendikbud sudah menyiapkan beberapa langkah. Diantaranya, mereka merancang seluruh guru yang tidak lulus UKA akan mengikuti diklat khusus. Jadwalnya masih belum ditetapkan. Dan kabar yang cukup menggembirakan, bahwa bagi para guru yang gagal UKA dan mengikuti diklat khusus tersebut, apabila guru tersebut lulus dalam diklat khusus maka tahun depan tidak usah mengikuti UKA lagi dan langsung dapat mengikuti PLPG periode 2013. Sedangkan bagi guru yang tidak lulus diklat khusus maka tahun depan harus ikut UKA lagi sebagai saringan masuk PLPG. Suatu kesempatan yang patut untuk diraih dan diperjuangkan bagi teman-teman guru yang belum lulus UKA tahun ini. Selamat berjuang !
     Untuk kapan pelaksanaan diklat PLPG bagi guru yang lulus UKA tahun ini, seperti yang diberitakan JPNN.com, Kemendikbud menjadwalkan PLPG bakal digelar bulan Juni nanti. Dipilih bulan Juni karena bertepatan dengan libur sekolah, sehingga tidak sampai mengganggu kewajiban guru mengajar disekolah.
     Gultom mengatakan, durasi PLPG ini ditetapkan 90 jam dan akan berlangsung selama sembilan hari dan beliau mengingatkan bahwa dalam pelaksanaan PLPG ini seluruh guru atau peserta tidak dipungut biaya. Bahkan sebaliknya, guru akan mendapatkan uang makan. Selain itu, akan disiapkan penginapan dimasing-masing LPTK.
     Diakhir masa PLPG, para peserta PLPG akan diuji dengan ujian kompetensi akhir. Bagi peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat pendidik profesional dan berhak memperoleh tunjangan profesi pendidik (TPP). Sedangkan bagi yang belum lulus, harus mengikuti PLPG susulan.
     Demikian berita yang saya baca dari JPNN.com. Semoga bermanfaat !

Sumber : JPNN.Com    

Share:

1 Apr 2012

STRATEGI SEO DENGAN MASUK TECHNORATI

     Sobat Blogger, ada info dan tips tentang cara meningkatkan  traffic pengunjung ke blog kita dari Blognya Mas Kolis yaitu mendaftarkan blog kita di Technorati. Tentunya suatu  kebanggaan dan kenikmatan batin yang tak terkirakan bila blog kita ramai dengan pengunjung. Sehingga segala macam cara dan triks digunakan untuk dapat mendatangkan pengunjung di Blog kita.     
     Sobat sudah mengenal tentang Technorati ? Bagi yang belum mengenalnya, saya akan kasih penjelasan singkat tentang Technorati, Technorati adalah sebuah direktori terbesar saat ini dan memiliki fasilitas/fungsi yang cukup besar yaitu sebagai BlogSearch, Tags Aggregator dan Online Bookmarks. Dengan mendaftar di Technorati, akan meningkatkan traffic pengunjung ke blog kita, dan blog/website yang kita kelola lebih dapat dikenal oleh blogger lain, dan ini pun bisa disebut sebagai salah satu strategi SEO untuk blog/website kita.
     Dengan mendaftarkan blog kita di Technorati, kita juga bisa mengetahui situs atau blog mana saja yang memasang link ke blog kita. Untuk mempersingkat waktu, ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mendaftar di Technorati :

  • Masuklah ke alamat Technorati.com
  • lalu Klik menu Join seperti gambar dibawah ini :
  • Isilah data secara lengkap lalu klik join
  • Setelah itu, akan muncul sebuah confirmation code. Lalu cek email anda yang telah didaftarkan di technorati tadi, lalu klik link yang telah diberikan melalui email anda.
  • Setelah itu masukan url blog Anda (seperti gambar dibawah ini), dan kemudian klik Begin Claim.

  • Setelah itu, Anda tinggal menunggu Proses Claim, dan lakukan Complete Claim seperti gambar dibawah ini :
                           
  • Anda akan dihadapkan pada Form seperti ini :
                          
  • Salin kode berikut dan publikasikannya dalam sebuah posting di blog Anda. Technorati harus dapat menemukan kode klaim dalam blog Anda via feed (RSS atau Atom). Caranya adalah dengan menerbitkan posting baru dan menyisipkan kode klaim di dalamnya.
  • Untuk Kode Klaim Blog/Website ini adalah : HW8HHPAJH99N
  • Dan sesudah itu, Anda tinggal klik Complete Claim
  • Berikutnya, Anda tinggal menunggu Kode Klaim yang sudah di masukkan dalam Postingan Anda di periksa oleh Technorati, untuk memastikan bahwa memang benar alamat URL yang diberikan, benar-benar milik Anda.
  • Dan yang terakhir (karena blog inipun belum terdaftar di Technorati), anda buat satu link dengan kode seperti dibawah ini, dan tampilkan di blog anda.
<a href=”http://technorati.com/faves?sub=addfavbtn&add=http://url blog anda”><img alt=”HW8HHPAJH99N” src=”http://static.technorati.com/pix/fave/btn-fave2.png”/></a>
  • Gantilah kode url blog anda diatas dengan kode URL anda.
Sumber :  Creatingwebsite-maskolis.blogspot.com
       Demikian sedikit informasi mengenai Cara Mendaftar di Technorati, semoga bermanfaat bagi Blogger semua. Terimakasih
Share:

30 Mar 2012

ASPEK PENILAIAN RPP UNTUK PLPG

     Dalam pelaksanaan PLPG, sebagaimana dalam pembuatan proposal PTK, ada aspek-aspek yang akan dijadikan  pedoman bagi penilai/instruktur untuk menilai RPP yang dibuat oleh peserta PLPG. Jadi, apabila peserta ingin mendapat nilai yang maksimal dari RPP yang dibuatnya maka RPP tersebut harus memenuhi aspek-aspek/kriteria penilaian yang telah dibuat oleh Penilai/Instruktur.
     Untuk pelaksanaan PLPG tahun 2011 kemarin (semoga tahun 2012 ini tidak jauh berbeda), aspek- aspek penilaian dalam membuat RPP adalah sebagai berikut :

1. Kejelasan perumusan tujuan pembelajaran (tidak menimbulkan penafsiran ganda dan mengandung peri- 
    laku hasil belajar. 
    Catatan dari modul :
    - Perumusan tujuan harus memenuhi kriteria ABCD - A=Audience,B=Behavior,C=Condition,D=Degree
2. Pemilihan materi ajar (sesuai dengan tujuan dan karakteristik peserta didik).
    Catatan dari modul :
    - Materi ajar harus memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk
       butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi.
3. Pengorganisasian materi ajar (keruntutan, sistematika, materi dan kesesuaian dengan alokasi waktu).
4. Pemilihan sumber/media pembelajaran (sesuai dengan tujuan, materi, dan karakteristik peserta didik).
    Catatan dari modul :
    - Sumber belajar mencakup sumber rujukan, lingkungan, media, narasumber, alat dan bahan. Sumber
       belajar dituliskan secara lebih operasional, dan bisa langsung dinyatakan bahan ajar apa yang digunakan
       Misalnya, sumber belajar dalam silabus dituliskan buku referensi, maka dalam RPP harus dicantumkan
       bahan ajar yang sebenarnya.
    - Jika menggunakan bahan ajar berbasis ICT, maka harus ditulis nama file, folder, penyimpanan dan
       bagian atau link file yang digunakan, atau alamat website yang digunakan sebagai acuan pembelajaran.
5. Kejelasan skenario pembelajaran (langkah-langkah kegiatan pembelajaran: awal, inti, dan penutup ).
    Catatan dari modul :
    a. Kegiatan awal
    - Orientasi : memusatkan perhatian peserta didik pada materi yang akan diajarkan, dengan cara me-
       nunjukkan benda yang menarik, illustrasi, slide animasi, dll.
    - Apersepsi : memberikan persepsi awal kepada peserta didik tentang materi yang akan diajarkan.
    - Motivasi : guru memberikan gambaran manfaat dari mempelajari materi yang diajarkan.
    - Pemberian acuan : memberikan penjelasan materi pokok dan uraian materi pelajaran secara garis besar.
    - Pembagian kelompok belajar dan penjelasan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar (sesuai
      dengan rencana langkah-langkah pembelajaran).
    b. Kegiatan Inti
    - Berisi langkah-langkah sistematis yang dilalui peserta didik.
    - Langkah-langkah tersebut disusun sedemikian rupa agar peserta didik dapat menunjukkan perubahan
       perilaku sebagaimana dituangkan pada tujuan pembelajaran dan indikator.
    - Kegiatan inti biasanya dilengkapi dengan LKS, baik yang berjenis cetak maupun non cetak.
    c. Kegiatan Penutup
    - Guru mengarahkan peserta didik untuk membuat rangkuman / simpulan.
    - Guru memeriksa hasil belajar peserta didik (dapat berupa tes tertulis ataupun tes lisan).
    - Memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran, dapat berupa kegiatan di luar kelas, di rumah (PR),
       atau tugas sebagai bagian remidi / pengayaan.
6. Kerincian skenario pembelajaran (setiap langkah tercermin strategi/metode dan alokasi waktu pada setiap
    tahap)
    Catatan dari modul :
    - Metode dapat diartikan benar-benar sebagai metode, tetapi dapat pula diartikan sebagai model atau
       pendekatan pembelajaran, bergantung pada karakteristik pendekatan dan/atau strategi yang dipilih.
    - Cantumkan pendekatan pembelajaran dan metode yang diintegrasikan dalam satu kegiatan pembela-
       jaran peserta didik:
       a. Pendekatan pembelajaran yang digunakan, misalnya : pendekatan proses, konstektual, pembelajaran
           langsung, pemecahan masalah, dsb.
       b. Metode-metode yang digunakan, misalnya : ceramah, inkuiri, observasi, tanya jawab, e-learning,dsb.
7. Kesesuaian teknik dengan tujuan pembelajaran.
8. Kelengkapan instrumen (soal, kunci, pedoman penskoran).

     Demikian sedikit tentang aspek-aspek yang dijadikan pedoman untuk penilaian RPP di PLPG. Ringkasan diatas merupakan catatan belajar saya untuk menghadapi PLPG 2012, yang saya ringkas dari dari Buku Modul dan Panduan Pelaksanaan Sergur tahun 2011. Jadi mohon maaf bila banyak kekurangan
atau salah dalam penafsiran. Semoga bermanfaat khususnya bagi saya sendiri, dan pembaca pada umumnya.      
Share:

27 Mar 2012

PROPOSAL PTK UNTUK PLPG

     Sobat Bloggur ( Blogger Guru) yang saat ini lagi bersiap-siap untuk mengikuti PLPG, ini ada sedikit informasi mengenai proposal penelitian tindakan kelas yang mungkin berguna untuk bekal mengikuti pelatihan. Informasi ini saya peroleh dari Buku modul dan panduan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2011. Siapa tahu masih relevan untuk diterapkan pada pelatihan tahun 2012 ini.
     Di dalam buku modul dan panduan  pelaksanaan sertifikasi guru pada lampiran  instrumen penilaian proposal penelitian tindakan kelas disebutkan kriteria-kriteria yang harus ada pada proposal PTK yang dibuat nanti pada saat pelatihan (PLPG) agar memperoleh nilai yang maksimal.
     Adapun kriteria-kriteria penilaian proposal PTK tersebut antara lain :
1. Judul
    - Untuk membuat judul proposal PTK maksimal menggunakan 20 kata, spesifik, menggambarkan masalah 
       yang diteliti dengan jelas, ada upaya tindakan untuk mengatasi masalah, ada hasil yang diharapkan dan
       menyebutkan tempat penelitian.
    - Menurut Kisyani (2009), judul PTK harus mengandung UMOS { Upaya, Masalah, Obat (tindakan) dan 
      Setting (Kelas Anda)}. Catatan: urutannya boleh di bolak-balik.
2. Pendahuluan
    - Memuat keberadaan masalah yang nyata, jelas dan mendesak untuk diatasi.
    - Penyebab masalah harus jelas.
    - Masalah dan penyebabnya diidentifikasi secara jelas.
3. Perumusan dan Pemecahan Masalah.
    - Perumusan masalah dalam bentuk rumusan masalah PTK
    - Bentuk tindakan untuk memecahkan  masalah sesuai dengan masalah yang dihadapi.
    - Secara jelas tampak indikator keberhasilan.
    - Rumusan masalah sebaiknya menggunakan kalimat tanya dengan mengajukan upaya (hasil positif yang 
      diantisipasi), masalah yang ada, alternatif tindakan yang diambil dan setting.
4. Tujuan Penelitian
    - Tujuan harus sesuai dengan rumusan masalah.
    - Dirumuskan secara singkat berdasarkan pada permasalahan yang diajukan.
5. Manfaat Penelitian
    - Manfaatnya jelas, baik bagi siswa, guru, maupun sekolah.
6. Kajian Pustaka
    - Hasil kajian teori  berdasarkan pustaka yang relevan sesuai dengan substansi PTK.
    - Hasil kajian terhadap penelitian pendahulu yang gayut.
    - Susunlah kerangka berfikir dalam bagan dan berikan narasinya.
    - Rumuskan hipotesis tindakan.
7. Metode Penelitian
    - Harus jelas subyek, tempat, dan waktu (setting) penelitian.
    - Ada perencanaan rinci langkah-langkah (skenario) PTK.
    - Jelas dan tepat siklus-siklusnya.
    - Ada kriteria keberhasilan.
8. Jadwal Penelitian 
    - Jadwal penelitian harus jelas dalam bentuk Gantt Chart.
9. Daftar Pustaka 
    - Penulisan daftar pustaka harus sesuai ketentuan.
    - Daftar pustaka disusun menurut urutan abjad pengarang.
    - Pustaka yang ditulis hendaknya benar-benar relevan dan sungguh-sungguh digunakan dalam penelitian.
10. Penggunaan Bahasa 
    - Menggunakan  bahasa baku.

     Demikian informasi tentang kriteria-kriteria yang harus ada dan dipenuhi dalam penyusunan proposal PTK yang saya ringkas dari Buku Modul dan Panduan Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan tahun 2011.
Semoga bermanfaat khususnya bagi saya sendiri, dan bagi teman-teman Guru yang akan mengikuti PLPG pada umumnya. 
Share:

Arsip Blog